Notification

×

Iklan

Iklan

Media Sosial

Tag Terpopuler

Jembatan Kembar Maros Dapat Suntikan Dana Rp8 Miliar, Masjid dan UMKM Juga Kebagian

| Selasa, Juli 07, 2026 WIB Last Updated 2026-07-07T07:13:43Z

KABARSULSEL.COM,MAROS - Pemerintah Kabupaten Maros menerima angin segar berupa kucuran bantuan keuangan segar senilai lebih dari Rp8 miliar yang bersumber langsung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. 

Kepastian mengenai penerimaan dana hibah strategis ini dikonfirmasi langsung oleh Bupati Maros, Chaidir Syam, saat ditemui oleh awak media di halaman depan Gedung Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maros, pada Selasa (7/7/2026).

Menurut pemaparan Chaidir Syam, alokasi anggaran dana bantuan keuangan tersebut utamanya akan diprioritaskan dan segera disalurkan untuk menyelesaikan pembebasan lahan warga guna memuluskan proyek megaproyek infrastruktur pembangunan jembatan kembar di Maros. 

Infrastruktur jembatan duplikasi ini dinilai sangat vital lantaran menjadi jalur nadi transportasi utama yang menghubungkan antar-kabupaten di Sulawesi Selatan sekaligus menjadi solusi konkret dalam mengatasi kemacetan parah yang kerap terjadi pada jam sibuk.

Selain fokus pada perbaikan dan akselerasi infrastruktur perhubungan, skema bantuan dari pemerintah provinsi ini dirancang secara komprehensif agar juga menyentuh sektor keagamaan serta pemulihan ekonomi masyarakat 

Langkah ini diambil guna memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi yang terjadi di Kabupaten Maros dapat berjalan seiring dengan penguatan nilai spiritual religius dan kesejahteraan riil di tingkat akar rumput.

“Alhamdulillah, tadi ada bantuan yang diberikan berupa bantuan keuangan senilai 8 miliar lebih. Itu untuk disalurkan bagi pembebasan lahan di pembuatan jembatan kembar,” ungkap Chaidir Syam dengan nada optimis saat memberikan keterangan resmi di hadapan para jurnalis.

Lebih lanjut, Bupati Maros yang dikenal dekat dengan masyarakat ini menjelaskan bahwa kerja sama sinergis antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi merupakan kunci utama di balik realisasi bantuan keuangan ini. 

Selain anggaran pembebasan lahan jembatan yang menyedot porsi terbesar, terdapat pula beberapa paket bantuan stimulan lainnya yang secara simultan diterima oleh pihak Kabupaten Maros dari Provinsi Sulawesi Selatan dalam momentum kunjungan kerja tersebut. 

Paket bantuan tambahan ini sengaja didesain untuk mempercepat pencapaian target pembangunan daerah yang inklusif dan merata di seluruh wilayah kecamatan.

“Selain itu ada beberapa bantuan yang langsung diberikan untuk masjid-masjid kita, dan juga ada bantuan untuk UMKM," ujar Chaidir Syam menambahkan rincian pemanfaatan dana hibah tersebut kepada media.

Penyaluran bantuan keuangan untuk rumah ibadah atau masjid-masjid di Kabupaten Maros ini nantinya akan diarahkan untuk perbaikan fasilitas penunjang ibadah, renovasi bangunan yang rusak, serta peningkatan sarana prasarana keagamaan lainnya. 

Pemerintah daerah berharap, dengan diperbaikinya fasilitas rumah ibadah, kenyamanan masyarakat dalam beribadah dapat meningkat sekaligus memperkokoh ukhuwah islamiyah di tengah kemajemukan warga Maros.

Sementara itu, intervensi anggaran pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) akan diwujudkan dalam bentuk pemberian bantuan modal usaha, pengadaan alat produksi, serta program pelatihan digitalisasi pemasaran bagi para pelaku usaha lokal. 

Sektor UMKM sengaja dibidik secara khusus karena terbukti menjadi tulang punggung ketahanan ekonomi domestik Maros yang mampu menyerap ribuan tenaga kerja lokal dan menekan angka pengangguran secara signifikan.

Menutup sesi wawancara, Bupati Chaidir Syam optimis bahwa dengan masuknya bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan ini, potret pembangunan infrastruktur dan perekonomian di Kabupaten Maros akan mengalami lompatan progresif dalam beberapa bulan ke depan. 

Sinergitas berkelanjutan lintas sektor ini diharapkan menjadi pemantik utama bagi terciptanya kesejahteraan masyarakat Maros yang beradab, maju, dan berkelanjutan secara menyeluruh. (Ari)
×
Berita Terbaru Update