Iklan

Iklan

Di Balik Kepulangan Jemaah Haji Soppeng, Dua Nama Tak Pernah Kembali

01 Juli 2026, Rabu, Juli 01, 2026 WIB Last Updated 2026-07-01T07:07:06Z


KABARSULSEL.COM SOPPENG – Suasana haru menyelimuti Gedung Serbaguna Lapatau, Kabupaten Soppeng, Rabu, 1 Juli 2026. Ratusan keluarga menanti kedatangan jemaah haji asal Soppeng yang baru saja menuntaskan rangkaian ibadah di Tanah Suci.


Pemerintah Kabupaten Soppeng menyambut kepulangan jemaah yang tergabung dalam Kloter 41 dan Kloter 43 Embarkasi Makassar. Penyambutan dipimpin Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng bersama Wakil Bupati, Penjabat Sekretaris Daerah, pimpinan organisasi perangkat daerah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.


Tahun ini, sebanyak 241 warga Soppeng berangkat menunaikan ibadah haji. Rinciannya, 234 orang tergabung dalam Kloter 41 dan tujuh orang di Kloter 43.


Namun, tidak seluruhnya kembali ke daerah asal. Dua jemaah meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi. Mereka adalah Darmina Sikki binti Kulasse, warga Pajalesang, Kecamatan Marioriwawo, dan Suhara binti Raufe, warga Labessi, Kecamatan Marioriwawo.


Dengan demikian, sebanyak 239 jemaah kembali ke Indonesia. Sebanyak 11 orang dijemput langsung oleh keluarganya di Makassar, sementara 228 lainnya tiba di Soppeng dan mengikuti penyambutan resmi di Gedung Serbaguna Lapatau.


Dalam sambutannya, Suwardi Haseng mengucapkan syukur atas kepulangan para jemaah dalam keadaan selamat setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Soppeng dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang kembali di Bumi Latemmamala. Semoga seluruh jemaah memperoleh predikat haji mabrur dan mampu menjaga nilai-nilai ibadah yang telah diperoleh selama berada di Tanah Suci,” kata Suwardi.


Ia juga mengajak masyarakat mendoakan dua jemaah yang wafat agar memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.


Menurut Suwardi, pengalaman spiritual selama berhaji seharusnya tidak berhenti setelah kembali ke tanah air. Para jemaah diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan keluarga maupun masyarakat melalui akhlak, kepedulian sosial, dan sikap yang mencerminkan nilai-nilai haji.


Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari pemberangkatan, pelayanan, pendampingan hingga pemulangan jemaah. Ia berharap seluruh pengabdian tersebut menjadi amal ibadah bagi semua pihak yang terlibat. (*)

Komentar

Tampilkan

  • Di Balik Kepulangan Jemaah Haji Soppeng, Dua Nama Tak Pernah Kembali
  • 0

Terkini

Topik Populer

Iklan