Notification

×

Iklan

Iklan

Media Sosial

Tag Terpopuler

Ketua TP PKK Soppeng Ingatkan Bahaya Human Trafficking, Kader Diminta Jadi Garda Terdepan

| Senin, Juli 06, 2026 WIB Last Updated 2026-07-06T14:15:10Z


KABARSULSEL.COM, SOPPENG - Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Soppeng menggelar Pertemuan Rutin Arisan TP PKK yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Keluarga Indonesia Anti Trafficking (KIAT) di Baruga Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Senin (6/7/2026).


Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antaranggota sekaligus meningkatkan kapasitas kader PKK dalam mencegah tindak pidana perdagangan orang (TPPO), khususnya terhadap perempuan dan anak.


Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi, menegaskan bahwa arisan rutin PKK tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga wadah strategis untuk memberikan edukasi terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat.


Menurutnya, perdagangan orang merupakan kejahatan serius yang mengancam hak asasi manusia. Para pelaku, kata dia, kini menggunakan berbagai modus untuk menjerat korban, mulai dari tawaran pekerjaan, pendidikan, pernikahan, adopsi ilegal, hingga memanfaatkan media sosial.


"Perdagangan orang adalah ancaman nyata yang harus diwaspadai bersama. Keluarga harus menjadi benteng utama dalam melindungi perempuan dan anak dari berbagai bentuk eksploitasi," ujar Hj. Suarni.


Ia mengingatkan agar berbagai kasus perdagangan orang yang pernah terjadi dijadikan pelajaran bersama. Karena itu, keluarga diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik serta meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, termasuk di ruang digital.


Selain itu, Hj. Suarni mengajak seluruh kader PKK menjadi pelopor sekaligus agen edukasi di lingkungan masing-masing. Masyarakat juga diimbau tidak mudah percaya terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas, selalu memverifikasi identitas pihak yang menawarkan pekerjaan maupun pengasuhan anak, serta segera melaporkan jika menemukan dugaan tindak perdagangan orang kepada aparat berwenang.


"Melalui kegiatan ini kami berharap seluruh peserta semakin memahami bahaya perdagangan orang, mampu mengenali berbagai modus pelaku, serta bersama-sama mewujudkan Kabupaten Soppeng sebagai daerah yang aman, ramah anak, dan bebas dari praktik perdagangan orang," harapnya.


Sementara itu, materi Sosialisasi Keluarga Indonesia Anti Trafficking (KIAT) disampaikan oleh Ustadz Nasruddin, S.Ag., Staf KUA Kecamatan Liliriaja yang juga menjabat sebagai Ketua Pokja I TP PKK Kecamatan Liliriaja.


Dalam pemaparannya, peserta mendapatkan pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan perdagangan orang, penguatan fungsi keluarga, serta pentingnya peran masyarakat dalam mendeteksi dan melaporkan potensi tindak perdagangan orang sejak dini.


Kegiatan ini dihadiri para Ketua Bidang TP PKK Kabupaten Soppeng, staf ahli, ketua pokja, seluruh pengurus TP PKK Kabupaten Soppeng, Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Soppeng, serta Ketua TP PKK desa dan kelurahan se-Kabupaten Soppeng.

×
Berita Terbaru Update