Notification

×

Iklan

Iklan

Media Sosial

Tag Terpopuler

Tak Lagi Tunai, Pemkab Soppeng Luncurkan QRIS untuk Retribusi Parkir dan Kebersihan

| Jumat, Juli 03, 2026 WIB Last Updated 2026-07-02T23:44:22Z



KABARSULSEL.COM, SOPPENG – Pemerintah Kabupaten Soppeng meluncurkan sistem pembayaran berbasis QRIS untuk retribusi parkir dan pelayanan kebersihan sebagai bagian dari percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah.


Peluncuran dilakukan dalam High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Aula Kantor Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng, Kamis, 2 Juli 2026. Kegiatan tersebut digelar bersama Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan dan Bank Sulselbar.


Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle mengatakan penerapan QRIS merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.


"Peluncuran QRIS bukanlah akhir dari proses digitalisasi, melainkan awal yang harus terus kita kawal bersama agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," kata Selle.


Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Soppeng H. Dipa mengatakan pemerintah daerah mulai mengembangkan elektronifikasi transaksi sejak 2021. Berbagai kanal pembayaran digital kini telah diterapkan, mulai dari QRIS, mobile banking, internet banking, dompet digital, hingga jaringan ritel modern untuk pembayaran pajak dan retribusi daerah.


Menurut Dipa, realisasi pembayaran pajak daerah secara nontunai saat ini mencapai 85,53 persen. Adapun transaksi nontunai untuk retribusi daerah telah mencapai 30,8 persen.


Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam implementasi digitalisasi, seperti keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital masyarakat, serta proses adaptasi terhadap sistem transaksi elektronik.


Selain peluncuran QRIS, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama antara Bank Sulselbar Cabang Soppeng dan PT Lamataesso Mattappa Perseroda melalui program Agen Laku Pandai guna memperluas akses layanan keuangan digital.


Pada kesempatan yang sama, Bank Indonesia menyerahkan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Soppeng atas komitmennya dalam percepatan digitalisasi daerah. Bank Indonesia juga menyalurkan kotak amal berbasis QRIS kepada Masjid Agung Darussalam Watansoppeng dan Masjid Besar Taqwa Ganra untuk mendukung digitalisasi transaksi di sektor sosial dan keagamaan.


Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemaparan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan Bayu Martanto mengenai penguatan digitalisasi untuk meningkatkan daya saing dan pendapatan daerah, serta paparan Bank Sulselbar mengenai dukungan digitalisasi layanan pemerintah daerah.


×
Berita Terbaru Update