Notification

×

Iklan

Iklan

Media Sosial

Tag Terpopuler

Kawal Pemulangan Jenazah Warga Maros di Armenia, Pemkab Koordinasi dengan BP2MI dan Konjen

| Selasa, Agustus 18, 2026 WIB Last Updated 2026-08-17T22:45:43Z


KABARSULSEL.COM, MAROS - Pemerintah Kabupaten Maros terus mengawal proses pemulangan jenazah Valen, warga Maros yang meninggal dunia di Armenia. Koordinasi dilakukan dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) hingga perwakilan diplomatik Indonesia untuk memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai ketentuan.


Bupati Maros AS Chaidir Syam mengatakan pemerintah daerah telah menerima kedatangan orang tua dan adik almarhum untuk membahas langkah-langkah penanganan.


“Kemarin kita sudah menerima orang tua dan adik dari saudara Valen. Kita berkoordinasi terkait proses pemulangan jenazah,” kata Chaidir, Senin, 17 Agustus 2026.


Usai pertemuan tersebut, Pemkab Maros menugaskan Sekretaris Dinas Tenaga Kerja untuk mengawal seluruh proses administrasi dan menjalin komunikasi dengan BP2MI.


Menurut Chaidir, koordinasi telah dilakukan melalui Balai BP2MI di Jakarta agar proses pemulangan dapat dipercepat.


“Sekretaris Dinas Tenaga Kerja sudah melakukan koordinasi dengan Balai BP2MI yang ada di Jakarta,” ujarnya.


Selain berkoordinasi dengan BP2MI, pemerintah daerah juga menunggu perkembangan komunikasi dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia yang menangani wilayah Armenia. Informasi dari perwakilan RI dinilai menjadi kunci dalam memastikan kepastian jadwal dan mekanisme pemulangan jenazah.


“Kami masih menunggu komunikasi lebih lanjut dari Konjen agar proses ini bisa segera memperoleh kepastian,” kata Chaidir.


Pemkab Maros memastikan akan terus mendampingi keluarga hingga jenazah tiba di Indonesia. Pemerintah berharap seluruh proses diplomatik dan administrasi dapat berjalan lancar sehingga almarhum dapat dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Maros.


Chaidir menegaskan dukungan pemerintah daerah tidak akan berhenti pada proses koordinasi, tetapi juga pendampingan kepada keluarga hingga penanganan kasus ini tuntas. (Ari)

×
Berita Terbaru Update