![]() |
KABARSULSEL.COM, SOPPENG - Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, menyoroti keterbatasan anggaran daerah saat peringatan Hari Jadi Soppeng ke-765 di Gedung Lapatau, Rabu, 8 April 2026.
Di hadapan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Suwardi menyampaikan sejumlah kebutuhan pembangunan yang dinilai membutuhkan dukungan pemerintah provinsi.
Ia mengatakan ruang fiskal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Soppeng semakin terbatas, sehingga pemerintah kabupaten tidak leluasa menjalankan program pembangunan. Kondisi tersebut diperparah oleh kebijakan efisiensi belanja.
“Yang terpenting bagi kami adalah anggaran pembangunan tersebut lokasi dan manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat Soppeng,” kata Suwardi.
Meski menghadapi keterbatasan, pemerintah daerah berupaya menyesuaikan program dengan kebijakan nasional dan provinsi agar pembangunan tetap berjalan.
Menurut Suwardi, pembiayaan pembangunan tidak dapat hanya bergantung pada APBD kabupaten. Ia menilai dukungan dari APBD provinsi dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menjadi penting.
Ia juga secara terbuka meminta tambahan alokasi anggaran dari pemerintah provinsi pada 2026. “Kami harap bantuan Bapak Gubernur Sulsel dapat mengalokasikan anggaran lebih besar untuk pembangunan di Soppeng,” ujarnya.
Tekanan fiskal terlihat dari penurunan nilai APBD. Pada 2025, APBD Soppeng tercatat sebesar Rp1,149 triliun. Setelah refocusing pada 2026, anggaran tersebut berkurang sekitar Rp188 miliar. (*)
