Pembagian bendera yang diprioritaskan bagi warga kurang mampu itu diluncurkan usai apel di Lapangan Pallantikang, Senin, 3 Agustus 2025.
Gerakan pembagian bendera tersebut merupakan program rutin yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Maros. Bendera yang dibagikan merupakan hasil swadaya dari organisasi perangkat daerah (OPD), BUMD, BUMN, camat hingga lurah di Kabupaten Maros.
Bupati Maros, Chaidir Syam, mengatakan program ini bertujuan agar seluruh warga dapat memasang bendera Merah Putih di rumah masing-masing selama peringatan HUT RI, termasuk warga yang tidak mampu membeli bendera.
“Semoga gerakan ini dapat meningkatkan semangat nasionalisme masyarakat,” katanya.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Maros, Herwan, mengatakan sebanyak 200 bendera telah dibagikan kepada masyarakat saat peluncuran program.
Pengumpulan bendera hasil swadaya mulai dibuka sejak Jumat lalu dan masih terus dilakukan. “Kita upayakan sampai tanggal 5 mendatang,” bebernya.
Mantan Camat Moncongloe itu mengatakan, pembagian bendera akan kembali dilakukan pada 5 Agustus 2026 bersamaan dengan pelaksanaan gerak jalan tingkat TK, SD, dan SMP.
Selain pada kegiatan gerak jalan, pembagian bendera juga akan dilakukan di pasar agar semakin banyak warga yang menerima bantuan tersebut.(Ari)