Notification

×

Iklan

Iklan

Media Sosial

Tag Terpopuler

Kejari Maros Tangani 12 Kasus Perlindungan Anak dan Perempuan Hingga Juli 2026

| Selasa, Agustus 04, 2026 WIB Last Updated 2026-08-04T12:43:42Z

KABARSULSEL.COM, MAROS – Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros mencatat telah menangani 12 kasus perlindungan anak dan perempuan,  dalam kurun waktu Januari hingga Juli 2026. Jumlah tersebut hampir menyamai total kasus sepanjang tahun 2025.

 Berdasarkan data Kejari Maros, hingga akhir 2025 tercatat ada 17 kasus,  perlindungan, Beragam Jenis Kasus Ditangani .

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Maros, Muhammad Ridwan R,  mengatakan kasus yang ditangani memiliki beragam jenis. "Perkara yang kami tangani di antaranya kasus perlindungan anak berupa pencabulan dan persetubuhan, kemudian ada juga yang terkait narkotika atau obat-obatan, pengeroyokan, hingga perkara yang berkaitan dengan konten pornografi," ujar Muhammad Ridwan R.

 Ia menegaskan, Kejari Maros akan terus menindak tegas setiap pelaku yang merugikan perempuan dan anak sesuai ketentuan hukum yang berlaku.  


Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Maros, Haeriah Rahman,  menilai lonjakan kasus tidak lepas dari dua faktor utama: pengaruh negatif media sosial dan lemahnya pengawasan orang tua. “Pergaulan anak-anak sekarang sangat bebas. Bahkan di rumah, mereka bisa mengakses berbagai hal lewat gawai tanpa pengawasan,” kata Haeriah.

 Menurutnya, langkah sosialisasi yang selama ini dilakukan oleh DP3A ke sekolah-sekolah masih belum menyentuh akar persoalan. “Sosialisasi penting, tapi tidak cukup. Harus ada pendekatan yang lebih menyeluruh dan kolaboratif antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat,” tegas Haeriah.

 Ia mendorong agar ke depan ada program pencegahan yang lebih masif, termasuk penguatan literasi digital bagi anak dan orang tua, serta pengawasan yang lebih ketat di lingkungan keluarga dan sekolah. Dengan masih tingginya angka kasus hingga pertengahan 2026, DPRD dan Kejari Maros berharap semua pihak dapat bersinergi untuk menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Maros.(Ari)
×
Berita Terbaru Update