Notification

×

Iklan

Iklan

Media Sosial

Tag Terpopuler

Suwardi Haseng Minta Pekerjaan Dua Shift, Sekolah Rakyat Dikebut Jelang Operasional

| Senin, Juli 13, 2026 WIB Last Updated 2026-07-14T02:14:48Z



KABARSULSEL.COM, SOPPENG – Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng meninjau langsung progres pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 64 Kabupaten Soppeng, Senin, 13 Juli 2026. Inspeksi mendadak itu dilakukan bersama tim dari Kementerian Sosial untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target.


Dalam peninjauan tersebut, Suwardi didampingi Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng, Kepala Dinas Sosial, dan Kepala Sekolah SRT 64. Rombongan mengecek sejumlah fasilitas yang masih dalam tahap penyelesaian, termasuk ruang belajar dan asrama.


Pemerintah Kabupaten Soppeng menargetkan fasilitas utama sekolah selesai pada 31 Juli 2026. Jadwal tersebut bertepatan dengan dimulainya operasional Sekolah Rakyat secara serentak di 62 kabupaten dan kota di Indonesia.


Fasilitas yang diprioritaskan meliputi dua asrama siswa, dua asrama guru, ruang kelas, masjid, gedung serbaguna, kantin, dan dapur. Adapun pembangunan fasilitas pendukung lainnya akan dilanjutkan setelah seluruh sarana utama dinyatakan aman dan layak digunakan.


Belum rampungnya fasilitas utama membuat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang semula dijadwalkan pada 14 Juli ditunda menjadi 31 Juli 2026. Penyesuaian itu mengikuti pedoman dari Kementerian Sosial.


Sebanyak 370 peserta didik akan mengikuti MPLS, terdiri atas 270 siswa baru dan 100 siswa existing. Selain pengenalan lingkungan sekolah, mereka juga akan menjalani Cek Kesehatan Gratis, DNA Talent, tes psikologi, serta berbagai kegiatan adaptasi bersama siswa yang telah lebih dulu terdaftar.


Suwardi mengatakan percepatan pembangunan menjadi prioritas pemerintah daerah. Ia meminta pelaksana proyek menerapkan sistem kerja dua shift selama 24 jam agar penyelesaian pembangunan sesuai target tanpa mengurangi kualitas pekerjaan.


"Bagi kami, yang terpenting bukan hanya cepat selesai, tetapi juga memastikan seluruh fasilitas benar-benar aman, layak, dan nyaman digunakan oleh para peserta didik," kata Suwardi.


Ia juga memastikan akan turun langsung ke lokasi pembangunan setiap dua hari sekali untuk memantau progres pekerjaan sekaligus mengevaluasi pelaksanaan sistem kerja 24 jam.


Menurut Suwardi, seluruh fasilitas prioritas diharapkan dapat selesai tepat waktu sehingga Sekolah Rakyat Terintegrasi 64 Kabupaten Soppeng dapat mulai beroperasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan Kementerian Sosial. Dengan demikian, sekolah tersebut diharapkan mampu memberikan layanan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi para peserta didik. (*)

×
Berita Terbaru Update