Iklan

Iklan

Bawaslu Soppeng Gelar P2P 2026, Peserta Antusias Ikuti Pembelajaran Daring

03 Juni 2026, Rabu, Juni 03, 2026 WIB Last Updated 2026-06-03T04:00:15Z


KABARSULSEL.COM, SOPPENG
- Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 yang digelar Bawaslu RI dan dilaksanakan Bawaslu Kabupaten Soppeng mendapat respons positif dari peserta. 


Sebanyak 40 peserta dari berbagai latar belakang tercatat aktif mengikuti materi pembelajaran melalui platform Sistem P2P Bawaslu secara daring, Selasa (2/6/2026).


Kegiatan P2P 2026 berlangsung pada 1-7 Juni 2026 secara daring dan akan dilanjutkan dengan pembelajaran tatap muka pada 8 Juni 2026 di Kantor Bawaslu Kabupaten Soppeng. 


Peserta mendapatkan materi reflektif dan kecakapan teknis melalui buku panduan, video pembelajaran, pretest, diskusi, post test, hingga penyusunan catatan kritis sebagai bagian dari proses belajar mandiri.


Melalui program tersebut, Bawaslu Kabupaten Soppeng berharap dapat memperkuat kelompok masyarakat yang selama ini berperan dalam pengawasan partisipatif. 


Ketua, anggota, dan jajaran sekretariat Bawaslu Soppeng juga berharap para peserta mampu menjadi bagian dari penguatan demokrasi menuju Pemilu 2029 yang bermartabat.


Ketua Bawaslu Kabupaten Soppeng, Muhammad Hasbi, mengatakan semangat pengawasan partisipatif harus terus dijaga dan tidak berhenti setelah kegiatan P2P berakhir. 


Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menjaga kualitas demokrasi. 


"Demokrasi yang kuat lahir dari masyarakat yang peduli, berani mengawasi, dan aktif berpartisipasi," ujar Hasbi. 


Ia juga menyampaikan terima kasih atas dedikasi peserta dan berharap kontribusi mereka dapat mendukung terwujudnya pemilu yang berkualitas.


Hal senada disampaikan Anggota Bawaslu Kabupaten Soppeng, Andi Maddukelleng. Ia berharap P2P 2026 menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi pengawasan partisipatif. 


Menurutnya, program ini juga dapat melahirkan agen-agen perubahan yang berkontribusi dalam meningkatkan kualitas demokrasi di Soppeng, Sulawesi Selatan, hingga tingkat nasional.


Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Soppeng, Abd Jalil, menegaskan Sahabat P2P merupakan mitra strategis Bawaslu dalam upaya pencegahan pelanggaran pemilu. 


Ia mengatakan peserta tidak hanya diharapkan menyebarluaskan informasi pencegahan, tetapi juga aktif menyampaikan informasi awal maupun laporan terkait dugaan pelanggaran pemilu di lingkungan masing-masing.


Di sisi lain, Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Soppeng, Vivin Sanjaya, mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran yang telah dimulai melalui LMS (Learning Management System).


Ia berharap peserta dapat menyelesaikan seluruh tahapan pembelajaran hingga sesi luring pada 8 Juni 2026 serta memberikan masukan konstruktif terhadap materi yang dipelajari selama program berlangsung.

Komentar

Tampilkan

  • Bawaslu Soppeng Gelar P2P 2026, Peserta Antusias Ikuti Pembelajaran Daring
  • 0

Terkini

Topik Populer

Iklan