Notification

×

Iklan

Iklan

Media Sosial

Tag Terpopuler

Cegah Pencemaran dan Penyakit, Pemkab Soppeng Perluas Program Tangki Septik

| Rabu, Juli 15, 2026 WIB Last Updated 2026-07-22T02:09:19Z


KABARSULSEL.COM, SOPPENG – Pemerintah Kabupaten Soppeng melanjutkan program peningkatan sanitasi melalui pembangunan tangki septik individual bagi masyarakat. Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, membuka sosialisasi sekaligus menyerahkan hibah pembangunan tangki septik individual melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Sanitasi Tahun Anggaran 2026 di Kelurahan Cabenge, Kecamatan Lilirilau, Rabu, 15 Juli 2026.

Suwardi mengatakan pembangunan tangki septik merupakan salah satu program prioritas pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus menjaga lingkungan.

Menurut dia, sanitasi yang layak menjadi bagian penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif. Program tersebut juga sejalan dengan visi RPJMD Kabupaten Soppeng 2025–2029, yakni "Soppeng Sehat, Maju, dan Berdaya Saing dalam Sistem Agropolitan."

"Limbah domestik yang tidak dikelola dengan baik dapat mencemari lingkungan dan sumber air bersih serta meningkatkan risiko penyakit. Karena itu, akses terhadap sanitasi yang memenuhi standar kesehatan harus terus diperluas," kata Suwardi.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak lagi melakukan buang air besar sembarangan. Menurutnya, keberhasilan program sanitasi tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga kesadaran masyarakat dalam menggunakan dan merawat fasilitas tersebut.

Pada 2025, Pemerintah Kabupaten Soppeng telah membangun 225 unit tangki septik individual yang tersebar di Kecamatan Marioriwawo, Liliriaja, dan Donri-Donri.

Program tersebut dilanjutkan pada 2026 dengan pembangunan 200 unit tangki septik individual di empat kelurahan di Kecamatan Lilirilau. Masing-masing Kelurahan Pajalesang, Cabenge, Macanre, dan Ujung mendapatkan alokasi 50 unit.

Suwardi meminta seluruh pihak yang terlibat, termasuk pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, lembaga pemberdayaan masyarakat, dan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), bersinergi dalam memastikan program berjalan dengan baik.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Soppeng akan terus memperluas cakupan layanan sanitasi agar semakin banyak masyarakat memiliki akses terhadap fasilitas sanitasi yang layak.

"Fasilitas yang telah dibangun harus dijaga dan dimanfaatkan dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, baik untuk kesehatan keluarga maupun kelestarian lingkungan," ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Soppeng, Camat Lilirilau, pendamping teknis, para lurah penerima manfaat, Kelompok Swadaya Masyarakat, tokoh masyarakat, serta peserta sosialisasi. (*)

×
Berita Terbaru Update