-->
  • Jelajahi

    Copyright © KABARSULSEL.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Buku Rektor UIM Dibedah di UB Malang

    Minggu, 11 November 2018, November 11, 2018 WIB
    masukkan script iklan disini

    SOPPENGTERKINI.COM,MALANG--Buku yang bertajuk Islamic Medicine Scientific Competition & Book Review (IMSCOBI) tahun 2018 karya Rektor Universitas Islam Makassar, Majdah Agus Arifin Nu'mang Dibedah oleh Lembaga Kerohanian Islam Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang Jawa Timur.

    Bedah buku tersebut mengambil tema "Mewujudkan Generasi Cerdas yang dimulai dari Memberantas Penyakit Hati". Kegiatan bedah buku tersebut dipusatkan di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya Malang.

    Penulis buku Forgive for Health, yang juga Rektor Universitas Islam Makassar, Majdah Agus Arifin Nu'mang mengatakan bahwa buku ini mempunyai latar belakang yang sangat panjang.

    Menurutnya, sebagai istri seorang politisi yang pernah diamanahkan sebagai Wakil Gubernur dua periode telah berjumpa berbagai macam karakter dan situasi karena setiap manusia dititipi potensi baik dan buruk.

    Karakter yang dimaksud ini yakni ada orang yang memiliki karakter  dendam, sakit hati, gesekan kepentingan dan lain sebagainya, sehingga lahirnya buku ini sebagai proses muhasabah untuk jauh lebih baik.

    Dalam buku ini kata Rektor Universitas Islam Makassar, Majdah Agus Arifin Nu'mang, penulis menyajikan pilihan untuk memilih apakah anda ingin memelihara dendam, sakit hati, ataukah menjadi seorang pemaaf. Tutupnya.

    "Memberi maaf terbukti berdampak pada kesehatan, baik secara fisik maupun mental, menyuburkan kebahagiaan, menenangkan hati, melejitkan potensi, dan bahkan ajaibnya memaafkan dapat memperbanyak rezeki." Ujarnya

    Sementara menurut Dosen Saraf Universitas Brawijaya Badrul Munir, mengatakan secara medis orang yang selalu memberi manfaat akan sangat mempengaruhi fungsi otak, sehingga sangat bermanfaat untuk kesehatan.

    Secara teori untuk membentuk kepribadian pemaaf menurut teori neurosains, yakni dimulai sejak bayi, anak, remaja, dan dewasa dimana harus dilatih untuk memaafkan (plastisitas otak).

    Sejak dini anak dilatih untuk saling memaafkan satu sama lain, sehingga akan membentuk karakter seorang pemaaf. Adapun caranya, niat dari hati tulus, ucapkan dengan lisan, ekspresikan wajah, jabat tangan dan merangkul.

    "Disisi lain secara ilmiah buku Forgive for Health karya bu Majdah ini sangat bagus dan wajib dijadikan sebagai bahan bacaan untuk membentuk kepribadian yang sehat jasmani dan rohani," tegasnya.

    Penulis : Jams
    Editor : Ocha
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini