KABARSULSEL.COM, SOPPENG - Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, melantik dan mengambil sumpah jabatan 54 Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Soppeng, Rabu, 14 Oktober 2026. Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng dan mencakup sejumlah jabatan strategis.
Dari 54 pejabat itu, 18 di antaranya menduduki jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama. Sebanyak 4 pejabat administrator, 10 pejabat pengawas, 11 kepala sekolah, dan 11 pejabat fungsional lainnya turut dilantik.
Usai pengambilan sumpah, perwakilan pejabat menandatangani berita acara pelantikan, disaksikan Suwardi. Bupati kemudian menandatangani berita acara serta menyerahkan surat keputusan pengangkatan dan surat perintah pelaksanaan tugas secara simbolis kepada perwakilan pejabat.
Suwardi mengatakan pelantikan bukan sekadar seremonial atau penyegaran struktur organisasi. Menurut dia, momentum itu harus memperkuat komitmen moral dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat. Ia memastikan proses pelantikan telah melalui tahapan dan prosedur sesuai ketentuan perundang-undangan, termasuk pemenuhan rekomendasi dan persetujuan teknis dari instansi berwenang.
"Jabatan bukanlah tujuan, melainkan sarana untuk memperluas pengabdian. Keberhasilan seorang pejabat tidak hanya diukur dari posisi yang diduduki, tetapi juga dari manfaat nyata yang dapat diberikan kepada masyarakat," kata Suwardi.
Ia meminta pejabat baru menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing. Komunikasi dan koordinasi harus dibangun, suasana kerja dibuat sehat dan produktif. Budaya kerja yang didorong adalah disiplin, inovatif, transparan, dan bertanggung jawab. Setiap tugas dan kewenangan, kata dia, harus dijalankan sesuai regulasi, dengan tetap memegang sumpah jabatan dan menghindari penyalahgunaan wewenang.
Loyalitas dan profesionalisme aparatur, menurut Suwardi, harus dibuktikan melalui kinerja nyata untuk mendukung visi dan misi Kabupaten Soppeng: Soppeng Sehat, Maju, dan Berdaya Saing Berbasis Agropolitan.
Khusus kepada Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Suwardi menekankan pentingnya kepemimpinan yang mampu menerjemahkan kebijakan menjadi program kerja terarah, terukur, dan berdampak nyata. Keputusan apa pun, kata dia, harus mempertimbangkan kepentingan masyarakat dan organisasi agar program pemerintahan berjalan efektif.
"Kepemimpinan tidak hanya soal kemampuan mengelola organisasi, tetapi juga keteladanan, tanggung jawab, kemampuan membangun kerja sama, dan keberanian berinovasi," ujarnya.
Pesan khusus juga disampaikan kepada 11 kepala sekolah yang dilantik. Suwardi berharap mereka menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, mendorong inovasi proses pendidikan, dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Peran kepala sekolah dinilai penting untuk membangun lingkungan pendidikan yang kondusif, sehingga peserta didik tumbuh menjadi generasi berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing global.
Menurut Suwardi, sekolah tidak cukup menjadi tempat memperoleh pengetahuan. Sekolah juga harus menjadi ruang pembentukan karakter, kreativitas, dan kemampuan peserta didik menghadapi tantangan masa depan. Ia berharap amanah yang diberikan dijalankan dengan komitmen, dedikasi, dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat.
Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Soppeng, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Soppeng, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pengawas, serta para camat se-Kabupaten Soppeng.