KABARSULSEL.COM, SOPPENG - Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), serta pengelolaan barang milik daerah agar semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan setelah dirinya mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) BUMD, BLUD, dan Barang Milik Daerah yang digelar Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Gammara Hotel Makassar.
Menurut H. Suwardi, rakor tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi sekaligus menyamakan persepsi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengelolaan BUMD, BLUD, serta aset daerah.
“Rakor ini menjadi wadah yang baik untuk memperkuat sinergi dan menyamakan persepsi antara pemerintah pusat dan daerah. Berbagai arahan yang disampaikan tentu menjadi masukan bagi kami untuk terus mendorong pengelolaan BUMD, BLUD, dan barang milik daerah yang semakin profesional, akuntabel, serta mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar H. Suwardi.
Ia mengatakan, penguatan sektor air minum, limbah, dan sanitasi menjadi salah satu bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Soppeng akan terus mendorong pembenahan tata kelola Perumda Air Minum Tirta Ompo dan sektor terkait secara berkelanjutan. Pengelolaannya diarahkan untuk mengedepankan profesionalisme, akuntabilitas, efektivitas, serta menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
H. Suwardi menegaskan, penguatan BUMD tidak hanya ditujukan agar perusahaan daerah memiliki kinerja kelembagaan yang sehat, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan pelayanan publik.
“Yang paling penting adalah bagaimana pengelolaan BUMD ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat dan ikut mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Soppeng,” pungkasnya. (*)