KABARSULSEL.COM,MAROS — Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Maros periode baru resmi dilantik pada Rabu, 22 Juli 2026. Acara pelantikan pimpinan beserta 71 pengurus baru yang diketuai oleh Chairul tersebut berlangsung khidmat di Grand Town Hotel, Kabupaten Maros.
Acara pelantikan ini dihadiri langsung oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Maros serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Maros.
Salah satu prosesi sakral dalam acara ini ditandai dengan penyerahan bendera pataka KONI secara simbolis dari Ketua KONI Provinsi Sulawesi Selatan Darmawangsyah Muin kepada Ketua KONI Kabupaten Maros yang baru, Chairul, sebagai tanda resminya pengalihan amanah kepemimpinan olahraga di Kabupaten Maros.
Dalam keterangannya usai pelantikan, Chairul menyampaikan bahwa agenda besar terdekat adalah mempersiapkan kontingen Maros menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Pihaknya menetapkan tiga fokus utama dalam program kerja periode ini.
"Kalau sekarang ini kan agenda besarnya kami menghadapi Porprov. Ada tiga agenda, ada tiga program yang saya mau fokuskan. Yang pertama penguatan organisasi, yang kedua itu bagaimana peningkatan sumber daya manusia, dan yang ketiga paling penting adalah pembinaan prestasi," ujar Chairul.
Khairul menjelaskan bahwa penguatan organisasi mencakup pembenahan tata kelola administrasi cabang olahraga (cabor). Saat ini, KONI Maros menaungi 37 cabor, bertambah dari periode sebelumnya yang hanya menaungi 24 cabor.
Beberapa cabor baru yang kini bergabung di antaranya pickleball, arung jeram, e-sport, berkuda, hingga petanque.
Terkait peningkatan SDM, Khairul menekankan pentingnya kualitas pelatih dan wasit untuk menunjang prestasi atlet.
"Saya selalu bilang bahwa yang namanya prestasi itu bisa diraih ketika memiliki pelatih yang berkualitas. Potensi pelatih harus kita tingkatkan, kita akan terus mengirimkan para pelatih dan wasit untuk melakukan pelatihan agar kita memiliki potensi kualitas yang baik," tambahnya.
Untuk pembinaan prestasi, KONI Maros telah menyiapkan program Training Center (TC) Mandiri serta agenda try-out dan try-in bagi para atlet. Chairul optimistis kontingen Maros dapat menembus peringkat dua besar di ajang Porprov dengan target meraih hingga 44 medali emas.
Dukungan anggaran hibah untuk KONI Maros pada periode ini mencapai Rp3,5 miliar, mengalami kenaikan dibanding anggaran Porprov 2022 lalu sebesar Rp2,75 miliar. Peningkatan ini sejalan dengan melonjaknya jumlah kontingen Maros yang akan diberangkatkan, yakni mencapai 33 cabor dengan total lebih dari 350 atlet. (Ari)