Iklan

Iklan

CSR Angkasa Pura Dukung Pelestarian Budaya Lokal, Pajaga Ada’ Tampil di Gate Keberangkatan

12 Mei 2026, Selasa, Mei 12, 2026 WIB Last Updated 2026-05-12T09:29:39Z


KABARSULSEL.COM, MAROS – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menyalurkan bantuan Program CSR kepada Lembaga Seni Budaya Pajaga Ada’ dalam kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Tunggu Keberangkatan Gate 5 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada Selasa, 12 Mei 2026.


 Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Dukungan kepada Sanggar Seni, Komunitas Budaya, serta Penggiat Kebudayaan Tahun 2026 melalui Program InJourney Airport Community Upskilling for Aviation (Pojok Budaya) yang dilaksanakan serentak di lingkungan PT Angkasa Pura Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian seni dan budaya daerah. 


Pada kegiatan tersebut, Lembaga Seni Budaya Pajaga Ada’ turut menampilkan pertunjukan seni budaya tradisional Sulawesi Selatan di area terminal keberangkatan bandara. 

Kehadiran penampilan budaya tersebut menjadi bagian dari upaya Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan melalui pengenalan budaya lokal kepada para pengguna jasa bandara, baik penumpang domestik maupun mancanegara. 


Program bantuan kepada sanggar seni dan komunitas budaya ini juga menjadi bagian dari komitmen PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dalam mendukung pelestarian budaya daerah sekaligus memberikan ruang bagi komunitas seni untuk terus berkarya dan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Jl. Bandara Lama Kel. Hasanuddin, Kec. Mandai, Kabupaten Maros, 90552, Sulawesi Selatan memperkenalkan budaya Sulawesi Selatan kepada para pengguna jasa bandara, baik domestik maupun internasional.


 Selain menjadi bentuk dukungan perusahaan terhadap pengembangan komunitas seni budaya, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi sanggar tari untuk terus berkarya, menampilkan kreativitas, serta memperkenalkan nilai dan identitas budaya Sulawesi Selatan kepada masyarakat luas. 

Penampilan seni budaya di lingkungan bandara diharapkan dapat menjadi sarana pelestarian budaya daerah sekaligus membuka ruang ekspresi bagi generasi muda untuk terus menjaga tradisi lokal. 

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Bapak Ruly Artha, menyampaikan bahwa bandara tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi udara, namun juga menjadi ruang untuk memperkenalkan identitas budaya daerah kepada masyarakat luas. “Melalui program ini, kami ingin menghadirkan bandara yang tidak hanya memberikan pelayanan transportasi, tetapi juga menghadirkan nilai budaya dan kearifan lokal. Kehadiran unsur budaya di lingkungan bandara diharapkan dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih hangat, berkarakter, dan berkesan bagi para pengguna jasa bandara,” ujarnya. 


Anggota Komisi VIII DPR RI, Sri Wulan, turut mengapresiasi pelaksanaan program budaya yang dihadirkan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. 

Menurutnya, kehadiran pertunjukan seni budaya di area bandara menjadi langkah positif dalam memperkenalkan budaya daerah kepada masyarakat luas sekaligus memberikan suasana perjalanan yang lebih menarik bagi penumpang. “Kami mengapresiasi Bandara Sultan Hasanuddin yang menghadirkan ruang bagi pelestarian budaya daerah di lingkungan bandara. Kehadiran budaya lokal seperti ini tentu menjadi nilai tambah yang dapat memberikan pengalaman berbeda dan lebih berkesan bagi para pengguna jasa bandara,” ungkapnya. (Ari)
Komentar

Tampilkan

  • CSR Angkasa Pura Dukung Pelestarian Budaya Lokal, Pajaga Ada’ Tampil di Gate Keberangkatan
  • 0

Terkini

Topik Populer

Iklan