-->
  • Jelajahi

    Copyright © KABARSULSEL.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Nekat Mudik Ke Soppeng, Puluhan Pemudik dari Sulteng di Karantina 14 Hari

    Senin, 11 Mei 2020, Mei 11, 2020 WIB
    masukkan script iklan disini
    KABARSULSEL.COM, SOPPENG - Pemerintah kabupaten Soppeng tegas berlakukan pembatasan kegiatan bepergian, mudik dan karantina sejak Senin (11/5/2020)

    Pembatasan tersebut dilakukan merupakn salah satu cara memutuskan rantai penyebaran Covid 19 di kabupaten Soppeng dengan cara memperketat perbatasan daerah.

    Hal itu dibuktikan dengan mengkarantina pemudik dari Sulawesi Tengah yang menggunakan bus masuk di Wilayah Kabupaten Soppeng


    " Dalam pembatasan tersebut petugas posko covid yang berjaga di perbatasan mendapatkan  1 bus dengan jumlah penumpang 12 orang yang terdiri dari kernet 2 orang,10 pemudik dan sopir, semuanya kita karantina," ujar juru bicara tim gugus Tugas pecepatan covid 19 soppeng Suriasni, Senin (11/5/2020)

    12 orang tersebut langsung di arakan ke hotel delta  untuk di data dan karantina lantaran dalam 1 bus tersebut terdapat 10 warga soppeng yang mudik dari sulawesi tengah.

    " Dari hasil pendataan, sepuluh warga soppeng yang akan dikarantina selama 14 hari, sementara sopir dan kernet di pulangkan ke daerah asal," jelasnya 

    Tindakn tegas ini dilakukan sesuai surat edaran bupati soppeng tentang pembatasan bepergian dan  larangan mudik maka pertangga 10 mei 2020 kemarin,bagi pemudik yang masuk di soppeng akan di karantina selama 14.

    " Salama masa kerantina, di hotel delta soppeng, sepuluh warga Soppeng tetap dijamin makan dan minumnya selama 14 hari itu dari dinas sosial," jelasnya


    Pihakny juga menghimbu bagi warga soppeng agar tidak mudik, karena situasi belum kondusif dan demi kesalamatan kita bersama.

    "Saya mengimbau Tundahlah mudiknya,situasi belum membaik ini juga demi kesalamatan masyarakat, masih ada waktu lain," pinta Suriasni
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    Daerah

    +