Iklan

Iklan

Upacara Hardiknas dan Hari Otda, Pemkab Soppeng Borong Prestasi Pendidikan

04 Mei 2026, Senin, Mei 04, 2026 WIB Last Updated 2026-05-04T23:37:50Z


KABARSULSEL.COM,SOPPENG - Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang dirangkaikan dengan Hari Otonomi Daerah ke-30 di Lapangan Kantor Bupati Soppeng.


Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng, Andi Muhammad Surahman, bertindak sebagai inspektur upacara.


Hardiknas tahun ini mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Adapun Hari Otonomi Daerah mengangkat tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”.


Dalam rangkaian kegiatan, pemerintah daerah menyerahkan sejumlah penghargaan kepada insan pendidikan dan lembaga berprestasi.


Salah satunya bantuan satu unit Mobil Pintar dari PT Askrindo Regional Makassar kepada TK Alternatif Asoka yang diterima kepala sekolah, Musdalifah. Selain itu, penghargaan diberikan kepada Jibriel Sam, siswa SMP Negeri 1 Lilirilau, yang meraih Runner Up II Etnik Model Indonesia 2026.


Apresiasi juga diberikan kepada SMAN 1 Soppeng atas capaian juara tiga dalam AML Smart Competition 2025 tingkat nasional.


Sejumlah sekolah menerima penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026, antara lain SD Negeri 26 Tinco, SD Negeri 5 Mattiropole, SMP Negeri 1 Donri-Donri, dan MAN 1 Soppeng.


Sementara itu, SD Negeri 17 Bila meraih juara pertama lomba dokumentasi revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran 2025 kategori foto.


Dalam amanatnya, Surahman mengatakan peringatan Hardiknas menjadi momentum refleksi untuk memperkuat komitmen terhadap pembangunan pendidikan.


Menurut dia, pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer ilmu, tetapi juga sebagai proses pembentukan karakter dan peradaban bangsa.


Ia juga menekankan pentingnya penerapan konsep pendidikan yang berakar pada pemikiran Ki Hajar Dewantara melalui prinsip asah, asih, dan asuh.


“Pendidikan harus mengedepankan pengembangan ilmu pengetahuan yang dilandasi kasih sayang serta pembinaan berkelanjutan,” ujarnya.


Surahman menyebut pemerintah terus mendorong kebijakan di sektor pendidikan, termasuk pembangunan dan revitalisasi sekolah, digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi guru, serta penguatan literasi dan numerasi berbasis STEM.


Selain itu, akses pendidikan yang inklusif dan fleksibel juga menjadi fokus pemerintah.


Dalam peringatan Hari Otonomi Daerah, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pemerataan pembangunan.


Menurut dia, otonomi daerah memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk menghadirkan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.


Upacara tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, pimpinan instansi vertikal, kepala organisasi perangkat daerah, camat, serta perwakilan lembaga pendidikan dan organisasi masyarakat di Kabupaten Soppeng. (*)

Komentar

Tampilkan

  • Upacara Hardiknas dan Hari Otda, Pemkab Soppeng Borong Prestasi Pendidikan
  • 0

Terkini

Topik Populer

Iklan