Iklan

Iklan

Bawang Merah hingga Daging Sapi Diprediksi Naik Jelang Idul Adha, Ini Langkah Pemkab Soppeng

12 Mei 2026, Selasa, Mei 12, 2026 WIB Last Updated 2026-05-17T03:11:14Z



KABARSULSEL.COM, SOPPENG - Pemerintah Kabupaten Soppeng mulai mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha 2026. Sejumlah langkah disiapkan, mulai dari gerakan menanam cabai dan bawang merah di pekarangan rumah hingga pelaksanaan pasar murah.


Upaya pengendalian inflasi itu dibahas dalam rapat koordinasi yang melibatkan pemerintah daerah, aparat keamanan, Bulog, hingga Badan Pusat Statistik (BPS). Pembahasan difokuskan pada stabilitas harga, ketersediaan bahan pokok, serta kelayakan konsumsi masyarakat menjelang hari besar keagamaan.


Pemerintah daerah mengajak masyarakat memanfaatkan halaman rumah maupun perkantoran untuk menanam cabai dan bawang merah. Kedua komoditas tersebut dinilai kerap menjadi penyumbang inflasi, meski memiliki masa panen relatif singkat, sekitar dua hingga tiga bulan.


“Gerakan menanam mandiri ini diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menekan potensi kenaikan harga di pasaran,” ujar salah satu peserta rapat.


Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana mengatakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Soppeng hingga kini masih aman dan kondusif. Dalam sepekan terakhir, kepolisian tidak menerima laporan terkait penimbunan bahan pokok maupun bahan bakar minyak.


Menurut Aditya, antrean BBM yang sempat terjadi beberapa waktu lalu juga telah dapat diatasi melalui koordinasi bersama pengelola SPBU di wilayah Soppeng. Polisi, kata dia, terus mengawasi distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran.


Sementara itu, Dandim 1423/Soppeng Letkol Inf Eko Yuliyanto menilai stabilitas ekonomi berkaitan erat dengan keamanan daerah. TNI bersama Bulog disebut akan terus memantau perkembangan harga sejumlah komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, dan gula.


Di sisi lain, Kepala Kejaksaan Negeri Soppeng Sulta D. Sitohang menyatakan dukungannya terhadap upaya pengendalian inflasi daerah. Kejaksaan Negeri Soppeng bahkan berencana menggelar pasar murah pada 20 Mei 2026 bekerja sama dengan Bulog dan sejumlah instansi terkait.


Pasar murah tersebut disiapkan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Idul Adha.


Kepala BPS Kabupaten Soppeng Muhammad Rismat mengungkapkan sejumlah komoditas diperkirakan mengalami kenaikan harga menjelang hari raya. Komoditas itu meliputi gula pasir, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, minyak goreng kemasan, daging sapi, serta daging ayam ras.


Adapun harga cabai rawit dan cabai merah tercatat mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.


Rismat menekankan pentingnya kebijakan berbasis data dalam pengendalian inflasi agar langkah yang diambil pemerintah tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.


Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Soppeng Abd Halim Sarro mengatakan Bulog berkomitmen menjaga stabilitas harga melalui pasar murah dan program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).


Menurut dia, 2026 menjadi tahun pertama Kabupaten Soppeng memperoleh kuota penyaluran beras SPHP sekitar 600 ton. Selain itu, Bulog juga menyiapkan penyaluran jagung bekerja sama dengan asosiasi peternak yang diusulkan Dinas Peternakan Kabupaten Soppeng.(*)

Komentar

Tampilkan

  • Bawang Merah hingga Daging Sapi Diprediksi Naik Jelang Idul Adha, Ini Langkah Pemkab Soppeng
  • 0

Terkini

Topik Populer

Iklan