Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Langkah Cepat Bupati Wajo Bantu Korban Banjir

28 Januari 2022 | Januari 28, 2022 WIB | 0 Views



KABARSULSEL.COM, WAJO -- Bupati Wajo, Amran Mahmud mengunjungi masyarakat yang terkena dampak banjir menyerahkan secara simbolis bantuan dari Kementerian Sosial RI di Kelurahan Salomenraleng, Tempe, Jum'at (28/1/2021).

Ketua DPD PAN Wajo ini menyampaikan bahwa Kelurahan Salomenraleng merupakan salah satu wilayah yang tergenang air akibat luapan air Danau Tempe.

"Sejak tahun 2021 sudah empat kalinya air meluap da  surut. Januari 2022 ini kembali lagi meluap karena kiriman air dan curah hujan yang tinggi," ucap Amran Mahmud.

Tentu hal ini, lanjut Amran Mahmud sangat berdampak pada aktifitas keseharian masyarakat, khususnya kegiatan perekonomian. 

Oleh karena itu,  Ketua DPD PAN Wajo ini pun menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini atas bantuannya kepada masyarakat Wajo yang terdampak banjir yang telah diserahkan hari ini.

"Tentu ini adalah bentuk kepedulian sekaligus untuk membantu meringankan beban dari masyarakat yang terdampak. Jazaakumullahu Khairan Katsiran.," ucapnya.

"Begitu juga kepada Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulsel kami sampaikan terima kasih atas fasilitasinya sehingga bantuan Ibu Menteri bisa sampai ke Wajo," tambahnya.

Amran Mahmud juga meminta kepada kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

"Saya minta kepada Pak Lurah untuk terus memantau bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan  serta aktif mengkoordinasikan dengan OPD terkait," ucapnya.

Sementara Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinso P2KBP3A Kabupaten Wajo, Warmansyah menjelaskan bahwa untuk Kelurahan Salomenraleng sendiri ada sebanyak 1.823 jiwa atau 480 kepala keluarga yang terdampak.

"Untuk penyerahan dari Bapak Bupati hari ini secara simbolis. Bantuan yang diserahkan berupa perlengkapan anak, makanan siap saji, selimut, tikar gulung, perlengkapan keluarga dan foodware. Sementara beras sebanya 2 ton masih sementara proses dropping oleh Dinas Sosial Provinsi," ucapnya.(Adv)

×
Berita Terbaru Update