Iklan

Rabu, 02 Juni 2021, 17:15 WIB

Retno Akui Limbah Cair Puskesmas di Soppeng Dibuang ke Selokan


KABARSULSEL.COM, SOPPENG
— Persoalan pembuangan limbah cair Puskesmas (PKM) Cangadi perlu mendapatkan penanganan serius.


Pasalnya, limbah cair tersebut dibuang langsung ke saluran irigasi atau selokan. Hal itu dikatakan Kasubag Perencanaan dan Pelaporan Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng, Retno Saputra saat ditemui diruangannya, Rabu (02/06/2021).


Retno mengatakan limbah cair yang dibuang ke selokan itu karena belum memiliki sarana sanitasi air limbah.


“PKM Cangadi memang hingga saat ini belum memiliki sarana Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) karena terkendala anggaran,” akuinya.


“Untuk sementara limbahnya itu di buang ke saluran irigasi atau selokan,” tambahnya.


Selain PKM Cangadi, lanjut dia, masih ada dua PKM yang hingga saat ini belum memiliki IPAL yakni PKM Leworeng, Salotungo dan juga Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Soppeng.


“Kalau untuk PKM Cangadi, Leworeng dan Labkesda tahun ini sudah di anggarkan, sisa menunggu dana dari pusat. Sedangan untuk PKM Salotungo nanti di anggarkan pada tahun 2022,” ungkapnya.


Ditempat terpisah, salah satu pemerhati lingkungan, Ichsan menyampaikan bahwa fasilitas pelayanan kesehatan dalam Puskesmas itu wajib ada IPAL nya.


Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 75 Tahun 2014 tentang Puskesmas, menyatakan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) wajib memiliki IPAL agar lingkungan terjaga dari limbah Puskesmas.


“Kalau PKM tidak memiliki IPAL, limbah cairnya dibuang kemana. Kalau limbah cair itu di buang ke selokan dan terhubung ke pemukiman, itu sudah menjadi pencemaran lingkungan,” ucapnya.


Apalagi kata dia, Puskesmas Cangadi telah di resmikan 5 Maret 2020 lalu. “Ini berarti sudah satu tahun PKM Cangadi belum memiliki IPAL. Berarti dalam satu tahun ini masyarakat sudah dicemari oleh limbah cair dari PKM Cangadi,” tandasnya.