Iklan

Selasa, 01 Juni 2021, 23:23 WIB

Bupati Wajo Ajak Masyarakat Maknai Pancasila


KABARSULSEL.COM, WAJO
— Bupati Wajo mengikuti peringatan Harla Pancasila yang disiarkan secara virtual.


Selain Bupati acara ini juga diikuti Ketua DPRD, Dandim 1406, Kapolres, Kasi Datun yang mewakili Kajari Wajo serta Ketua Pengadilan Negeri Sengkang.


Upacara virtual digelar di Ruang Pola Bupati Wajo. Seperti halnya Presiden Jokowi yang mengenakan pakaian adat Tanah Bambu. Nampak Bupati, Ketua DPRD dan sejumlah pejabat lainnya juga menggunakan pakaian adat Bugis, kecuali Kapolres Wajo dan Dandim 1406 Wajo.

 

Usai mengikuti upacara, Bupati Wajo Amran Mahmud mengajak masyarakat maknai Hari Lahir Pancasila dengan melestarikan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.


”Pancasila harus menjadi pondasi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkeIndonesiaan. khususnya seluruh generasi muda di Wajo, Pancasila menjadi inspirit dalam menimba ilmu pengetahuan,” ujarnya, Selasa 1 Juni 2021.


Setiap 1 Juni , diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila, pada tahun 1945 lalu, Presiden Soekarno menyampaikan pidato bersejarah dalam rapat besar Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).


Pidato ini mendapat sambutan luar biasa dan akhirnya menjadi cikal bakal lahirnya Pancasila yang disepakati bersama menjadi dasar negara. Di tanggal ini pula lah, bangsa Indonesia kini memperingati hari lahirnya Pancasila.


Puncaknya, peringatan Hari Lahir Pancasila hari ini dilakasanakan di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat. Dimana Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menjadi inspektur upacara.


Dalam amanatnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat menjadikan pancasila sebagai pondasi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkeIndonesiaan.


“Saudara-saudara sebangsa dan se tanah air menghadapi semua ini perluasan dan pendalaman nilai-nilai Pancasila tidak bisa dilakukan dengan cara-cara biasa. Diperlukan cara-cara baru yang luar biasa. Memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama revolusi industri 4.0,” kata Jokowi. (Adv)