-->
  • Jelajahi

    Copyright © KABARSULSEL.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Ansor dan Komunitas Gusdurian Maros Gelar Haul Gusdur ke 9

    Minggu, 30 Desember 2018, Desember 30, 2018 WIB
    masukkan script iklan disini
    Pimpinan Cabang GP Ansor dan Kumintas Gusdurian Maros gelar pengajian dalam rangkah haul Gusdur ke 9

    SOPPENGTERKINI.COM,MAROS--Dalam rangkah memperingati haul Gusdur yang ke 9, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Maros bersama Komunitas Gusdurian Maros menggelar pembacaan ayat sudi al-qur'an dan dihadiri Wakil Sekertaris Jenderal Pimpinan Pusat GP Ansor, Abdul Rauf sabtu (29/12/2018).

    Ketua Panitia Pelaksana, Arif Koesharyadi melalui keterangan tertulisnya kepada SOPPENGTERKINI.COM mengatakan bahwa peringatan Haul GusDur Ke-9 dirangkaikan dengan Doa Untuk Negeri di Sekertariat PC GP Ansor Maros, Jl. Poros Maros-Bone, Kelurahan Boribellayya, Kecamatan Turikale Kabupaten Maros.

    "Kegiatan ini dalam rangka memperingati tahun ke-9 berpulangnya ke Rahmatullah KH. Abdurrahman Wahid alias GusDur selain itu juga dilaksanakan Doa bersama untuk para korban bencana yang melanda saudara-saudara se Bangsa di Banten, Lampung dan Sulsel.," kata Arif.

    Wakil Sekertaris Jenderal Pimpinan Pusat GP Ansor, Abdul Rauf didaulat menjadi pemantik diskusi, dalam pemaparannya sosok Gusdur sebagai tokoh  penting dan hebat yang dimiliki Nahdlatul Ulama, karena itu Ansor, Banser dan Gusdurian sebagai sebuah komunitas harus intens melakukan kajian pemikiran atau membaca kembali pemikiran-pemikiran Gus Dur secara terus menerus.

    Menurutnya, Gusdur adalah guru bangsa yang sudah selayaknya dinobatkan sebagai pahlawan nasional, Gusdur adalah pejuang kemanusiaan yang sejati sebagaimana pesan atau quote Gusdur yang terkenal yaitu, yang lebih penting dari politik adalah kemanusiaan.

    "Salah satu kebiasaan Gusdur yang harus ditiru generasi muda NU dewasa ini adalah kuatnya Gusdur membaca dan menuliskan pikiran-pikirannya, sehingga kita generasi sekarang bisa tetap membaca pikiran-pikiran beliau, Gusdur tetap hidup karena tulisan-tulisannya ada hari ini dan bisa kita baca," cetusnya.

    Penulis : Abrar
    Editor : Ocha
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    Daerah

    +