-->
  • Jelajahi

    Copyright © KABARSULSEL.COM
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Pemda Luwu Diduga Tutup Mata Soal Jalan Poros Lamasi

    Sabtu, 10 November 2018, November 10, 2018 WIB
    masukkan script iklan disini

    SOPPENGTERKINI.COM,LUWU--Masyarakat saat ini tengah mengeluhkan kondisi jalan poros Lamasi yang menghubungkan dua  Kecamatan yakni Kecamatan Lamasi dan Kecamatan Lamasi Timur Kabupaten Luwu pasalnya jalan itu bak kubang kerbau.

    Pemerintah Kabupaten Luwu dinilai tutup mata terkait persoalan ini karena selama dua periode Kepemimpinan Bupati Andi Mudzakkar, jalan itu tak kunjung diperbaiki padahal akses jalan tersebut menghubungkan dua Kecamatan.

    Karena sudah jenuh, masyarakat dari kedua Kecamatan tersebut, meminta kepada Pemerintah Daerah, agar memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum untuk segera melakukan perbaikan lubang-lubang jalan poros Lamasi yang sudah rusak parah tersebut.

    "Paling tidak Dinas PU segera melakukan penimbunan secara manual, seperti matrial sirtu atau yang dimaksud urugan tanah pilihan guna menjaga terjadinya, kecelakan yang akan mengakibatkan kehilangan nyawa bagi pengendara bermotor," kata warga yang enggang disebutkan namanya.

    Terpisah, tim investigasi Hukum dan Ham dari Lembaga Pemerhati dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (LSM-LPPM Indonesia) Tandi mempertanyakan kinerja Pemerintah Luwu yang mengabaikan keluhan masyarakat Lamasi.

    Menurutnya, Pemasukan pendapatan asli daerah (PAD) di Kabupaten Luwu khususnya hasil bumi bersumber dari Lamasi dan ini sudah dikenal kalau Lamasi pemasok PAD terbesar.

    "Sering kita mendengar dari Pemerintah sendiri bahwa, jangan malas membayar pajak, Alhamdulillah karena kesadaran kita membayar pajak maka hasil uang pajak itulah yang dipakai kembali untuk kebutuhan infrastruktur dan bangunan lainnya, namun dana dari pajak itu belum dinikmati oleh masyarakat Lamasi," ucap Tandi.


    Penulis : Aco
    Editor : Ocha
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini