KPU Tekankan Tolak Politik Uang, SARA dan Hoax, Bawaslu Imbau Jaga Warisan Leluhur

KPU Tekankan Tolak Politik Uang, SARA dan Hoax, Bawaslu Imbau Jaga Warisan Leluhur
Penandatanganan komitmen Pilkada Damai
WAJO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wajo menggelar `Deklarasi Pilkada Damai` tahun 2018, di Stadion Andi Ninnong Sengkang, Minggu (18/2/2018).

Ketua KPU Kabupaten Wajo, Andi Nurwana mengatakan, Deklarasi Pilkada Damai 2018 terlaksana secara serentak di 171 daerah se-Indonesia.

"Saya mengharapkan kepada kedua Paslon Bupati dan Wakil Bupati dan pendukungnya, agar memanfaatkan waktu yang panjang untuk berkampanye," ungkapnya.

Namun demikian, Andi Nurwana berharap, agar pasangan calon peserta Pilkada Wajo 27 Juni 2018 mendatang, menarik simpati masyarakat sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Tentu dengan mengikuti aturan kampanye damai, anti hoax, SARA dan tolak politik uang,” harap Andi Nurwana.

Sementara Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Wajo, Andi Bau Mallarangeng menghimbau Pasangan Calon (Paslon) Pilkada Wajo dan tim nya, tetap menjaga nilai budaya leluhur bugis dalam proses kampanye.

Andi Bau Mallarangeng berharap tim dan simpatisan serta pendukung Paslon PAMMASE dan BARAKKA, tidak adu otot tapi sekiranya saling adu gagasan dalam menarik simpati masyarakat.

“Saya juga mengharapkan agar jangan sampai ada adu jotos dan politik uang, karena jika ada politik uang, yang memberi dan menerima akan mendapat ganjaran yang sama,”ungkap Dosen Fakultas Hukum STIH Lamaddukelleng Sengkang itu.

Sekedar diketahui Pilkada Wajo diikuti Dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Wajo, nomor urut 1 pasangan Amran Mahmud-Amran SE (PAMMASE) dan pasangan dr Baso Rahmanuddin-KH Anwar Sadat (BARAKKA).



Editor: Rusman